11 Fakta Yang Tak Banyak Diketahui Tentang Ustadz DR Firanda Andirja, MA

12199

Membeberkan fakta mengejutkan tentang Firanda Andirja, yang jarang diungkap sehingga banyak orang yang belum tahu. Kami disini akan membahas 11 fakta tentang Ustadz Firanda Andirja yang mungkin banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahuinya.

FAKTA 1 : ASAL PAPUA

Ustadz Firanda adalah seorang yang berdarah Bugis dan Jawa. Akan tetapi beliau lebih dikenal sebagai Da’i Papua karena ternyata semasa kecil beliau dibesarkan di Papua. Beliau tinggal di sebuah kota bernama Sorong, sebuah kota di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Beliau di sekolahkan di TK Pertiwi, kemudian melanjutkan sekolah di SD Inpres 17 Sorong. Tambahan informasi, mengapa dinamakan SD Inpres, karena saat itu, sebagian besar penduduk Indonesia tidak menyelesaikan pendidikan dasar. Pada saat itu, jumlah SD masih sangat terbatas sedangkan jumlah anak-anak usia SD diperkirakan akan meningkat mengingat sebelumnya belum ada program KB.

Pada saat yang sama, pemerintah perlu meningkatkan kinerjanya yang dalam bidang pendidikan berarti harus meningkatkan jumlah penduduk yang menyelesaikan pendidikan dasar. Oleh karena itu kemudian pemerintah meluncurkan program pembangunan SD secara besar-besaran. Karena merupakan program khusus maka diluncurkan melalui Instruksi Presiden.

Lalu, Ustadz Firanda melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Sorong dan berikutnya bersekolah di SMU Negeri 1 di kota yang sama. Setelah lulus dari SMU, beliau memutuskan untuk melanjutkan studinya di Fakultas Teknik Universita Gadjah Mada dengan mengambil jurusan Teknik Kimia. Namun, karena ketertarikannya pada ilmu agama dan kecerdasannya beliau berhasil mendapatkan kesempatan belajar di Universitas Islam Madinah.

Sekola_FirandaSekolah Ustadz Firanda

FAKTA 2: PENGAJAR MASJID NABAWI

Salah satu yang dapat kita banggakan adalah adanya orang Indonesia yang menjadi pengajar dan penceramah resmi di Masjid Nabawi. Karena, seperti yang kita ketahui bersama bahwa tidak bisa sembarang orang yang dapat mengisi ceramah di Masjid Nabi Muhammad ini.

Pemerintah Arab Saudi memang sangat peduli dengan Jamaah asal Indonesia. Sebagai jamaah terbesar dengan kuota terbesar pula, maka tidak salah kalau mereka menghadirkan ulama Indonesia di Madinah. Kesan manis dan menyenangkan akan terpaut dalam kalbu jamaah haji. Madinah dan Masjid Nabawi sangatlah merindukan kita. Apalagi didalamnya ada ulama Indonesia yang menyejukkan dan mencerahkan.

Firanda_Nabawi

FAKTA 3 : MEMILIKI KECERDASAN LUAR BIASA

Ustadz Firanda biasa mengisi pengajian untuk disiarkan di Radio dan TV. Salah satu yang menyiarkan pengajian dari Ustadz yang dikenal cerdas ini adalah Rodja.

Banyak ilmu yang dikuasai oleh Ustadz Firanda. Contohnya saja, ada banyak materi pengajian yang pernah disampaikan Ustadz Firanda di Rodja, seperti Kajian Tematik dan Kajian Kitab. Contohnya, seperti Kajian Tafsir, Hadits Shahih Bukhari, Hukum Fiqih, Kitab Umdatul Ahkam, Sirah Nabawiyah, dan masih banyak lagi. Namun, hal itu bukanlah yang mengherankan karena beliau telah dibimbing langsung oleh Ulama Ahlus Sunnah selama belajar di kota Nabi, yaitu Madinah. Selain itu, Ustadz Firanda tidak tanggung-tanggung mendapatkan gelar doktor dari Universitas Islam Madinah. Predikat yang didapatkannya juga luar biasa, yaitu Mumtaz ‘Ala Darajah Syaraf Al Ula atau Summa cum laude. Ustadz Firanda mendapatkan gelar doktor dalam bidang aqidah dengan judul disertasinya yang berjudul “Membantah Da’i-da’i Pluralisme yang Berdalil dengan Al Qur’an dan As Sunnah”.

Selepas Sidang Doktoral Ustadz Firanda

Selepas Sidang Doktoral Ustadz Firanda

FAKTA 4 : TUDUHAN SESAT

Firanda Andirja adalah Wahabi? Firanda Andirja Sesat? Benarkah seperti itu, kita akan bongkar faktanya disini dengan mendalam.
Da’i Ahlus Sunnah selalu menjadi sasaran fitnah dari kalangan Ahlul Bid’ah. Kedengkian dan kedustaan selalu menjadi barang dagangannya untuk menjatuhkan orang-orang yang membawa kebenaran. Sejarah telah mencatat banyak tokoh pahlawan Nasional Indonesia yang kerap dituduh Wahabi, seperti misalnya Imam Bonjol, KH Agus Salim, KH Ahmad Dahlan (Muhammadiyah), Syaikh Ahmad Hassan (Persis), Syaikh Ahmad Surkati (Al Irsyad), Buya Hamka, dan Muhammad Natsir (Masyumi). Begitu juga yang dialami oleh salah satu Ustadz Sunnah di negeri kita ini, yaitu Ustadz Firanda Andirja. Beliau sangat dibenci oleh kalangan Syi’ah karena kerap membongkar kebusukan-kebusukan yang terdapat pada ajaran mereka. Selain Syi’ah, kelompok Khwarij yang sesat juga dibantah dengan tegas oleh Ustadz Firanda. Oleh karena itu, beliau sering bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk mengisi ceramah dan pengajian tentang bahaya terorisme. Berikut ini ceramah Ustadz Firanda yang diharapkan dapat mencerahkan masyarakat Indonesia sekaligus membendung aksi terorisme di Indonesia.

 

FAKTA 5 : PEMBELAAN TERHADAP ZAKIR NAIK
Beberapa orang menuduh pakar perbandingan agama paling handal di zaman ini, yaitu Zakir Naik sebagai orang yang sesat, bahkan kafir. Orang-orang tersebut menuding bahwa Zakir Naik mempunyai Aqidah sesat, yaitu Allah tidak mampu melakukan semua perkara.Bagaimana pembelaan Ustadz Firanda?

Pada salah satu pengajian yang diadakan oleh Masyarakat Muslim di Bali yang didokumentasikan dan diunggah oleh Bali Mengaji. Ada salah seorang yang bertanya tentang permasalahan Zakir Naik tersebut, berikut kami sertakan video pengajian tersebut.

Video fenomenal dari doktor Universitas Islam Madinah ini berhasil ditonton jutaan masyarakat Indonesia. Bahkan, video ini berhasil ditonton 1,2 Juta. Kesimpulan yang cerdas dari Ustadz Firanda Andirja bahwa Zakir Naik tidak sesat, bahkan termasuk Muslim Ahlus Sunnah dan beliau juga merupakan aset berharga kaum Muslimin , walaupun begitu beliau memang tidak selevel ulama ahlus sunnah seperti Asy-Syaikh Abdul Muhsin, Asy Syaikh Shalih Al Fauzaan, Asy Syaikh Abdul Aziz Alusy-Syaikh, Asy Syaikh Rabii’, Asy Syaikh ‘Ubaid, dan yang lainnya hafidhahumullah.

 

FAKTA 6 : MEMBANTAH KEBOHONGAN LIBERAL
Tidak hanya Islam Jama’ah, Syi’ah, dan Khawarij yang dibongkar kebohongan dan kesesatannya oleh Ustadz Firanda, tetapi juga kalangan Liberal dari tokoh-tokoh yang mengusung ideologi Islam Liberal.

Firanda_Liberal
Berikut ini kami sertakan video pengajian Ustadz Firanda yang membantah para tokoh Liberal, contohnya seperti Ulil Abshar Abdalla dan Nurcholish Madjid yang suka membuat fatwa-fatwa sesat dan menyesatkan. Beliau membantahnya dengan sangat ilmiah dan sistematis, dan tentu saja disertai dalil dari Al Qur’an dan As Sunnah.

 

FAKTA 7 : MEMBANTAH KEYAKINAN GURU IJAI
Ada beberapa Kebohongan dahsyat Guru Ijai atau biasa dikenal dengan Guru Sekumpul yang biasa ditemui. Namun, kali ini kita akan membahas sedikit saja tentang kebohongan dari Guru Ijai.
Guru Ijai adalah seorang tokoh bernama lengkap Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari (lahir di Tunggul Irang, Martapura, 11 Februari 1942, meninggal di Martapura, 10 Agustus 2005 pada umur 63 tahun. Guru Ijai adalah salah seorang ulama tarikat sufi dan tokoh yang sangat populer di Kalimantan. Banyak pengikut dari Guru Sekumpul yang sangat memuliakan dan fanatik dengan dirinya. Bahkan, ada yang sampai memasang dan mengkoleksi foto-foto Guru Sekumpul di rumah-rumah mereka untuk mendapatkan berkah.

Saking dahsyat pengaruh sang tuan guru tersebut, para pengikutnya percaya bahwa Guru Sekumpul Ijai merupakan manusia suci yang tidak mempunyai kesalahan dan dosa, bak seorang malaikat. Pengikutnya juga membenarkan pengakuan Guru Sekumpul yang berkata bahwa lututnya dicium oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Tidak hanya itu, Guru Sekumpul mengaku bahwa Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam kembali hidup dan keluar dari kuburannya di Kota Madinah, khusus bertemu dengan Guru Sekumpul atau biasa dikenal Guru Ijai.

Berikut ini kami sertakan ceramah mp3 yang dianggap sebagai karomah wali dan dibanggakan oleh pengikutnya. Ceramah ini bercerita tentang pertemuannya dengan Rasulullah yang bangkit dari kubur dan ketika itu lutut Guru Ijai dicium langsung oleh Rasulullah, klik : Panduan Download bagi anda yang bingung tentang bagaimana cara mendownloadnya.

Di lain kesempatan, Tuan Guru Ijai juga berceramah tentang pertemuannya dengan Rasulullah dalam keadaan sadar yang direkam oleh Murid beliau dalam bentuk video dibawah ini.

Namun, kebohongan dan dongeng yang dikarang oleh Guru Sekumpul tersebut berhasil dibongkar oleh salah seorang Tuan Guru Madinah, yang menjadi pengajar Resmi Masjid Nabawi asal Indonesia, yaitu Ustadz Firanda Andirja. Ustadz Firanda merupakan teman baik dari tokoh agama Martapura yang bernama Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary. Pada ceramah ini kami sertakan bantahan singkat tentang Guru Sekumpul yang mengaku bertemu Nabi dalam keadaan terjaga.

FAKTA 8: USTADZ FIRANDA VS HABIB MUNZIR
Habib Munzir adalah seorang tokoh yang sering melontarkan pernyataan pedas dan fitnah kepada Ulama-ulama Islam. Habib Munzir dikenal sebagai pimpinan Majelis Rasulullah SAW. Beliau semasa hidupnya pernah dibantah oleh Ustadz Firanda. Banyak pembelaan Ustadz Firanda kepada Ulama Sunnah dari fitnah orang-orang yang menghujat Ulama Islam. Berikut kami berikan kutipan artikel dari Ustad Firanda tentang bantahannya terhadap fitnah Habib Munzir.

Baca Selngkapnya disini: Bantahan DR Firanda Terhadap Habib Munzir

FAKTA 9 : MAZHAB SYAFI’I

Buku_Ustadz_Firanda
Ustadz Firanda aktif membela ajaran Imam Asy Syafi’i yang kini telah ditinggalkan oleh sebagian pengikut Mazhab Syafi’i, khususnya di Indonesia.
Bahkan, Ustadz Firanda Andirja menyempatkan diri untuk mengarang buku khusus untuk membahas hal tersebut. Buku tersebut diberi judul “Ajaran Madzhab Imam Asy-Syafi’i Yang Ditinggalkan” yang telah diterbitkan oleh Penerbit Nashirussunah dengan tebal 528 halaman. Buku ini memulai pembahasannya dengan Biografi dari Imam Asy Syafi’i, yang dikenal sebagai pembela sunnah dan penghancur bid’ah. Kemudian dilanjutkan muqadimah dan isi yang mencakup 18 Poin Ajaran Imam Asy Syafii yang banyak dilupakan oleh pengikutnya di Indonesia.

Untuk melengkapi pembahasan, kami sediakan pula video ceramah dari Ajaran Madzhab Imam Asy-Syafi’i Yang Ditinggalkan. Namun, video ini hanya membahas sedikit saja dari isi bukunya. Untuk yang tertarik dengan seluruh isi buku tersebut, silakan membelinya di toko-toko buku sunnah.

 

FAKTA 10 : USTADZ FIRANDA DAN DR ABDURRAZZAQ BIN MUHSIN AL BADR

Siapa Syaikh Dr. Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al Badr? Syaikh Dr. Abdurrazzaq adalah ulama yang tumbuh dan dewasa di desa Zulfi dan belajar baca tulis di sekolah yang diasuh oleh ayah beliau sendiri. Keluarga beliau adalah keluarga ‘alim yang sangat perhatian pada ilmu agama. Ayah beliau, Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullah, adalah ulama besar ahli hadits yang diakui keilmuannya di zaman ini.

Syaikh_Abdurrazaq

Beliau adalah salah satu tim pengajar dan guru besar bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia. Beliau juga menjadi pengisi tetap pengajian di Masjid Nabawi, yang tidak sembarang ulama diizinkan mengajar di sana. Beliau pun aktif menjadi narasumber di majelis pengajian yang disiarkan televisi dan radio Saudi Arabia. Beliau juga menjadi pengisi kajian rutin di Radio Rodja 756 AM yang diterjemahkan oleh para asatidz Indonesia yang belajar di Saudi Arabia.

Beliau menuntut ilmu di jenjang universitas khususnya dalam bidang Aqidah sampai meraih gelar Doktoral. Beliau juga menimba ilmu dari para ulama besar Saudi Arabia, diantaranya:

1. Ayah beliau, al-Allâmah Asy Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbâd hafizhahullâh
2. Al-Allamah Asy Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz rahimahullah
3. Al-Allamah Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah
4. Fadhîlatusy Syaikh ‘Alî Nâshir Faqîhî hafizhahullâh
5. Fadhîlatusy Syaikh ‘Abdullâh al-Ghunaimân hafizhahullâh

Ustadz Firanda mengarang buku yang berjudul “Dari Madinah Hingga Radio Ke Rodja” yang memuat perjalanan beliau bersama sang Dosen, Syaikh Dr. Abdurrazaq. Banyak pelajaran akhlak yang dapat kita peroleh dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr yang dimuat di dalam buku ini.

Dari_Madinah

 

FAKTA 11 : SOEKARNO

Seluruh Ustadz Ahlus Sunnah menyerukan dakwah agar setiap Muslim dan Muslimah untuk selalu berpegang teguh kepada Al Qur’an dan As Sunnah, tidak terkecuali Ustadz Firanda Andirja. Beliau menyerukan agar kita mengikuti pemahaman Salafush Shalih.
Hal yang menarik adalah dakwah kepada pemurnian agama yang kini dibawah oleh Ustadz Sunnah, sudah diserukan sejak lama oleh Presiden Soekarno. Ustadz Firanda telah mempublikasikan ulang buku yang memuat pidato Soekarno. Presiden Soekarno berpesan agar umat Islam kembali kepada Manhaj Salaf. Di dalam buku yang berjudul “Dibawah Bendera Revolusi”, yang memuat kumpulan tulisan dan pidato-pidato beliau) jilid pertama, cetakan kedua, Tahun 1963, pada halaman 390, beliau mengatakan sebagai berikut:

“Tjobalah pembatja renungkan sebentar “padang-pasir” dan “wahabisme” itu. Kita mengetahui djasa wahabisme jang terbesar: ia punja kemurnian, ia punja keaslian, – murni dan asli sebagai udara padang- pasir, kembali kepada asal, kembali kepada Allah dan Nabi, kembali kepada islam dizamanja Muhammad!

soekarno-book-sampul
Tak hanya itu, Presiden Ir. Sukarno menegaskan kembali dengan mengatakan:

“Kembali kepada kemurnian, tatkala Islam belum dihinggapi kekotorannya seribu satu tahajul dan seribu satu bid’ah. Lemparkanlah djauh-djauh tahajul dan bid’ah itu, njahkanlah segala barang sesuatu jang membawa kemusjrikan!”
Mujiarto Karuk memperkuat pernyataan Presiden Sukarno dengan mengatakan:

Nampak jelas bahwa presiden pertama RI, Ir. Sukarno, sendiri menganggap gerakan wahabi adalah suatu gerakan “Pemurni Islam”, gerakan yang menentang seribu satu Tahayul dan Bid’ah yang ada dalam Islam, dengan semboyan “Kembali kepada Allah dan kepada Nabi”

soukarno-book

 

sumber: dari berbagai sumber

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY